Skip to main content

Pengertian Database dan Jenis-Jenis Database Beserta Fungsinya

Pada artikel sebelumnya saya telah membahas mengenai MySQL dan MySQLi, kedua hal itu berkaitan karena sama-sama aplikasi untuk database yang membedakannya hanyalah versi. Jadi apa itu Database? Sudah kenalkah dengan database? Maka pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai Pengertian Database dan Jenis-Jenis Database Beserta Fungsinya.

Pengertian Database dan Jenis-Jenis Database Beserta Fungsinya

Di era yang sudah sangat modern ini keberadaan suatu teknologi pastinya menjadi hal yang mengundang banyak pembicaraan orang-orang di tengah masyarakat. Salah satu yang menjadi bukti dari perkembangan teknologi saat ini adalah adanya sebuah software yang mampu menyimpan data secara otomatis dan tersimpan secara sistematis yakni Database atau basis data yang fungsinya sudah tidak usah diragukan lagi, mungkin basis data sudah tidak asing lagi dikalangan orang-orang.

(Baca Juga : Perbedaan antara Mysql dengan Mysqli)

Pengertian Database dan Jenis-Jenis Database Beserta Fungsinya


Suatu database dibentuk dengan berbagai macam-macam tujuan tertentu tergantung lingkungan dan kebutuhan penggunanya. Tetapi satu hal yang perlu diingat bahwa database ini dapat memperoleh data dan menyimpan data informasi berdasarkan data-data yang didapat, langsung saja kita membahas mengenai Pengertian Database dan Jenis-Jenis Database Beserta Fungsinya.

PENGERTIAN DATABASE


Basis data atau Database adalah kumpulan data yang tersimpan secara sistematis di dalam sebuah komputer yang kemudian dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan sebuah software atau perangkat lunak untuk menghasilkan informasi yang nantinya dapat dimunculkan. Secara garis besar bahwa database ini merupakan tempat menyimpanan sekaligus pengolahan data yang terusun secara sistematis.

Pengertian Database dan Jenis-Jenis Database Beserta Fungsinya

Database juga dapat didefinisikan meliputi spesifikasi-spesifikasi berupa tipe data, struktur data, dan juga batasan-batasan pada data yang akan disimpan. Basis Data ini merupakan aspek atau hal yang sangat penting dalam sebuah aplikasi sistem informasi karena dapat berfungsi sebagai wadah penyimpanan data yang nantinya dapat diolah lebih lanjut lagi.

Proses mengupdate dan mengambil sebuah data dalam database memerlukan sebuah aplikasi perangkat lunak yang dimana biasanya disebut sebagai DBMS atau Database Management System, yang dimana pengguna database ini dapat memelihara, mengakses, dan mengontrol data secara efisien dan praktis.

Database menjadi sangat penting ialah karena dapat mengorganisasikan data, menghindari dari duplikasi data, dan juga updatenya yang tidak rumit. Selain itu database juga mendefinisikan dari kumpulan-kumpulan tabel yang menyimpan data serta informasi.

Pada hakikatnya, penerapan database tidak hanya dalam ruang lingkup orang-orang IT saja. Bahkan lebih dari itu, contohnya saja para siswa/siswi yang memang belajar mengenai hal ini atau bahkan universitas-universitas yang terdapat database mengenai ruang lingkup kampusnya seperti Dosen, Mahasiswa, Sarana Prasarana, Tenaga Pengajar, dan lain-lain.

FUNGSI DATABASE


Untuk orang awam suatu kumpulan data dari database hanyalah data-data dan informasi yang hanya perlu diback-up untuk menjaga keamanannya. Dalam dunia komputer hampir semua aplikasi penting di dunia menggunakan database untuk menunjang kebutuhan informasi didalamnya.

Pengertian Database dan Jenis-Jenis Database Beserta Fungsinya

Fungsi database pada umumnya memang sudah banyak diterapkan di dalam dunia industri teknologi bahkan seluruh industri di belahan dunia sana memanfaatkan teknologi database atau basis data untuk menunjang dan menyimpan informasi dalam aplikasi perangkat lunaknya. Selain fungsi di ini, adapun fungsi lain database yakni :


  • Menunjang kinerja dari sebuah aplikasi yang membutuhkan sistem untuk menyimpan data dan informasi.
  • Dapat menjadi solusi dalam proses penyimpanan sebuah data terutama data yang berukuran besar.
  • Memudahkan dalam proses penyimpanan. mengakses, menghapus, dan mempebaharui data.
  • Menjamin kualitas data dan informasi yang diakses sesuai dengan data yang dimasukan.
  • Mengelompokan Berbagai jenis data.
  • Menghindari terjadi duplikasi data.
  • Suatu Database juga dapat menjadi alternatif lain terkait penyimpanan ruang dalam sebuah aplikasi. Hal ini dikarenakan keterbatasan dari media penyimpanan yang mungkin kebanyakan dipenuhi oleh aplikasi-aplikasi komputer.


JENIS-JENIS DATABASE


Suatu database umumnya terdiri dari berbagai data yang banyak digunakan oleh user dan dari masing-masing user tentunya memiliki keperluan atau tujuan yang berbeda-beda. Dengan ini suatu sistem basis data juga dapat dikelompokan menjadi beberapa jenis database yang tentunya fungsi dari masing-masing database akan berbeda satu sama lain. Berikut adalah Jenis-Jenis Database dan Kegunaannya :

Relational Database


Relational Database ini bisa dibilang paling populer dibandingkan database yang lainnya, hal ini dikarenakan dengan menggunakan sistem Relational Database yang dimana user dapat mengakses atau bahkan mencari informasi dari tabel yang berbeda-beda. Perintah atau query yang digunakanpun hanya melibatkan beberapa tabel karena fungsi dari Relational Database ini.

Basis Data Relational dihubungkan satu demi satu dari kenyataan bahwa tabel-tabel yang bersatu ini disebut sebagai Relational. Untuk membuat suatu hubungan antara dua tabel atau lebih digunakanlah query atau juga bisa menggunakan kunci atribut yakni Primary Key disalah satu tabel dan foreign key di tabel yang lainnya. Keunggulan inilah yang mengakibatkan populernya penggunaan database jenis relational ini.

Operational Database


Operational Database ini berfungsi dapat menyimpan data dengan rinci dan detail agar dapat dioperasikan dari seluruh organisasi yang tertera atau mendapatkan hak izin akses.

External Database


Database jenis External Database ini mampu menyediakan akses ke bagian eksternal sehingga data yang tersimpan kelak akan digunakan untuk keperluan komersial. Akses ke dalam database ini akan lebih mudah karena hanya ditunjukkan bagi publik dan disamping itu database jenis ini lebih efisien karena tidak perlu mencari informasi dari internet.

Selain dari jenis-jenis diatas bahwasanya masih banyak lagi contoh dari database yang fungsinya berbeda-beda seperti halnya End - User Database, In Memory Database, Real Time Database, Document Oriented Database, dan masih banyak lagi. Tetapi untuk saya hanya memberikan mengenai informasi mengenai database yang paling banyak digunakan.

CONTOH APLIKASI DATABASE


Berikut ini adalah contoh-contoh dari beberapa database yang paling banyak digunakan.

Pengertian Database dan Jenis-Jenis Database Beserta Fungsinya


Database MySQL


Database MySQL ini merupakan database open source yang paling populer dan banyak digunakan oleh programmer saat ini karena database ini digunakan untuk aplikasi berbasis website seperti website dinamis dan bahkan website belanja online. Penggunaan database MySQL sebagai basis data utama untuk sebuah website sering dipadukan dengan bahasa pemrograman PHP sebagai bahasa skrip OOP. MySQL ini adalah salah satu komponen penting dari website dan Apache sebagai Web Servernya.

MySQL ini diakusiasi oleh Oracle dan dibawha naungan Oracle Corporation, MySQL tersedia melalui skema lisensi ganda. Yang dimana agan dapat menggunakan opsi open source selama masih mematuhi aturan-aturan yang ada.

Database Oracle


Database Oracle ini merupakan database yang bersifat Relational Database sama seperti Database MySQL, Database Oracle ini dimiliki oleh Oracle Corporation yang telah dianggap bahwa sebagai basis data terbaik untuk versi komersial.

Database MariaDB


Nah mungkin para pengguna XAMPP pasti sudah mengenal dengai database ini karena pada XAMPP versi-versi sekarang sudah menggunakan database ini. MariaDB merupakan database yang dirilis dibawah lisensi GPL dan sebenarnya bahwa MariaDB adalah cabang dari Database MySQL.

(Baca Juga : Algoritma dan Pemrograman Itu Apa? Yuk Kenal Lebih Lanjut!)

MariaDB ini memiliki potensi yang lebih baik dari Database MySQL karena pengamanan database pada setiap lapisan terdapat pengamanan yang cukup canggih. MariaDB dapat mendeteksi dan mencegah serangan-serangan dengan menggunakan akses control, Key Management Services. Maka dari itu berhati-hatilah kalian para defacer.

PENUTUP


Nah itulah sedikit pembahasan mengenai Pengertian Database dan Jenis-Jenis Database Beserta Fungsinya yang paling banyak digunakan. Semoga dapat bermanfaat bagi agan-agan sekalian dan bila ada yang masih bingung silahkan gunakan kolom komentar dengan bijak. Semoga bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar